Demokrat Ajukan AHY Jadi Cawapres, Gerindra Bilang Begini
Sukma Alam
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, sikap Partai Demokrat yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu komunikasi politik dengan partai-partai politik lainnya.
"Tidak ganggu, kan itu biasa karena semua partai ingin mendorong semua kadernya. Seperti PKS mendorong sembilan nama, PAN satu nama lalu menjadi empat nama sehingga kami hormati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/7/2018).
Dia mengatakan saat ini partainya sedang berproses untuk mematangkan koalisi bersama mengusung Prabowo sebagai calon presiden.
Menurut dia, dalam usaha membangun koalisi tersebut, partai politik yang sudah dekat adalah PKS dan PAN, selain itu Demokrat semakin dekat.
"Jadi kami mudah-mudahan hampir pasti dengan partai-partai tersebut, lalu bisa saja Cak Imin (Muhaimin Iskandar) bergabung dengan kami dan partai non-parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB)," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengungkapkan pesan yang ingin disampikan Prabowo kepada SBY adalah ajakan untuk berkoalisi.
Menurut dia, Prabowo bahkan menyampaikan pesan siap untuk berpasangan dengan AHY di Pilpres 2019.
"Karena ada pesan dari pak Prabowo untuk pak SBY yang menyatakan siap untuk berkoalisi dengan partai Demokrat, dan siap untuk berpasangan dengan AHY. Kemudian pak SBY mengutus saya untuk mengkonfirmasi informasi itu, maka saya ke Kertanegara," katanya di Jakarta, Senin, (9/7/2018).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
