Datuk Sinaro, Wartawan yang Ingin Benahi Sistem Pengawasan Pemilu
Anonymous
Bandarlampung
Datok Sinaro bertekad jika masuk dalam Bawaslu Lampung akan merangkul seluruh insan pers untuk sama-sama mengawasi pesta demokrasi.
“Jika itu bisa digerakkan, maka akan termotivasi secara terus menerus setiap hari. Artinya bisa digerakan baik cetak maupun TV dan online, artinya enggak main-main. Ini pun pernah saya alami saat menjadi pengawas pemilu tahun 2010 saat pilkada pertama, hingga larut malam terus melakukan pemantauan kecurangan,” kenangnya.
Sementara anggota Tim Seleksi Bawaslu Lampung, Yusdianto, mengatakan pelaksanaan tes wawancara akan dilakukan sampai hari Minggu. Ini mengingat keterbatasan timsel dalam mewawancarai 28 calon anggota Bawaslu.
“Satu hari paling bisa 4 hingga 5 orang yang diwawancarai hingga malam, maka waktunya cukup sempit," ujarnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
