Bela Fadli Zon soal Puisi Doa, Berkarya: Tidak Ada Niatan Hina Mbah Moen

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

8 Februari 2019 12:50 WIB
Elektoral | Rilis ID
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Nailin In Saroh
Rilis ID
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Nailin In Saroh

RILISID, Jakarta — Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso angkat bicara terkait polemik puisi Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Lantaran sosok ‘Kau’ dalam puisinya yang berjudul Doa Yang Ditukar dianggap merendahkan salah satu ulama, yakni KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Menurut dia, Fadli Zon tidak ada niatan untuk menghina sosok Mbah Moen. Justru, kata dia, Fadli Zon sangat segan dan menghormati para ulama.

“Saya yakin mas Fadli Zon tidak ada niatan menghina mbah Moen, setahu saya mas Fadli Zon selalu menghormati ulama,” ujar Priyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/2/2018).

Terkait puisi berbalas yang ditulis Fadli Zon dan Ketua Umum PPP Rommahurmuziy, Priyo menegaskan bahwa maksud dibalik puisi tersebut hanya candaan bagi sesama politisi.

“Mungkin puisinya hanya bermaksud menggoda mas Romahurmuziy sebagai sesama politisi. Mas Romahurmuziy balas pakai puisi lagi saja, dan mas Fadli Zon diam,” pungkasnya.

Terkait pernyataan tersebut, Fadli Zon menjelaskan bahwa sosok 'kau' yang ia maksud dalam puisinya bukanlah Mbah Moen. Melainkan para penguasa dan makelar doa.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya