Barlian Siap Buka-bukaan, Ismet: Sabar, Tahan Diri!
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Barlian Mansyur menyatakan kesediaannya jika pansus money politics bentukan DPRD Lampung memanggilnya. Langkah ini dilakukan untuk memberikan titik terang letak dugaan dugaan praktik politik uang itu terjadi.
”Sudah saya pertimbangkan. Dan saya bersedia untuk memberikan keterangan. Agar semuanya clear, dan menjadi modal pansus dan pendewasaan masyarakat dalam berdemokrasi,” terang Barlian kepada rilislampung.id, Senin (9/7/2018).
Politisi kawakan Partai Golkar itu, meyakini faka dan data yang diberikan, bisa melengkapi laporan dan temuan yang tengah diproses oleh Bawaslu.
”Insya Allah ini bukan psywar. Saya akan buktikan. Saya tak ambil pusing, kalau ada yang mengkonotasikan, cara saya ini didasari kepentingan pribadi. Yang pasti, saya iklaskan karir politik saya untuk kebenaran,” beber Anggota DPRD Kota Bandarlampung itu.
Barlian merasa, bukti-bukti yang dimiliki cukup kuat. Sehingga ia berani melakukan manuver meski risikonya, ia bakal terhambat dalam pencalonannya di Pileg 2019.
”Soal pileg itu urusan nanti. Banyak partai yang ingin meminang saya. Yang pasti saya tegaskan, saya punya bukti, dari bukti , pesan Whatsapp, bila perlu dibuka percakapan telpon pun saya bersedia. Tak ada sekali pun saya takut!” terangnya.
Menanggapi apa yang dilakukan Barlian, Wakil Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif, DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Ismet Roni meminta Barlian untuk tidak terpancing riuhnya situasi dan kondisi yang ada.
”Politik itu kan dinamis. Anda tahulah itu. Barlian sahabat saya. Dan yang saya kenal, ia sangat cinta dengan Golkar. Maka pertimbangkanlah secara matang,” tutur Ismet Roni, lewat sambungan telepon.
Semua problem yang muncul, sambung Wakil Ketua DPRD Lampung itu, bisa diselesaikan dengan baik. Lewat komunikasi yang terus dibangun.
”Jajaran Partai Golkar, sangat berpengalaman dalam menyelesaikannya hal-hal seperti ini. Dan saya minta, saudaraku Barlian jangan terprovokasi. Tahan diri,” tutur Ismet Roni, lewat sambungan telepon.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
