Anies Maju di Pilpres, PKS: Harus Keputusan Musyawarah
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, mengatakan, partainya mempertimbangkan untuk menerima sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju Pilpres 2019. Dengan syarat, Anies diterima dalam musyawarah dengan partai koalisi yang ada.
"Selama itu keputusan musyawarah (terima Anies sebagai capres ataupun cawapres)," ujar Mardani di Jakarta, Selasa (10/7/2018).
Namun, Mardani mengungkapkan, hingga kini partai koalisi belum menyatakan keputusan final. Sebab berdasarkan presentase jumlah kursi, sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih memiliki peluang untuk diusung. Sedangkan untuk PKS dan PAN, kata dia, hanya mempunyai opsi lanjutan saja.
"Paling besar Pak Prabowo 13 persen kursi dan PAN masing-masing tujuh persen, cukup kalau digabungkan. Kecuali partai-partai sepakat usung Mas Anies, karena dengan factonya siapa pemilik tiket, dialah yang paling menentukan," jelasnya.
Disamping itu, Mardani menyatakan pihaknya masih akan tetap memperjuangkan sembilan nama capres dan cawapresnya saat dilaksanakannya musyawarah bersama dengan petinggi partai koalisi. Sehingga apapun hasilnya nanti, lanjut dia, setiap partai koalisi harus menerima keputusan yang dihasilkan saat musyawarah.
"Semuanya akan dibawa saat satu musyawarah bersama. Kita bahas di atas meja, kita tidak ingin maju, tapi kita ingin menang," kata Mardani.
"Bisa saja Prabowo-Aher (Ahmad Heryawan) ataupun Aher-Anies, bisa saja," tambahnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
