Tragis, Balita 2 Tahun Tewas Tercebur ke Comberan di Lampung Tengah
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Keceriaan seorang bocah balita di Kecamatan Trimurjo berubah jadi duka mendalam. AR, anak laki-laki berusia 2 tahun, ditemukan tewas di dalam saluran air tak jauh dari rumahnya, Rabu sore (6/8/2025).
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh orang tuanya setelah keluar rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Pencarian dilakukan oleh keluarga dibantu warga dan petugas Polsek Trimurjo. Sayangnya, sekitar pukul 17.30 WIB, AR ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam comberan milik tetangganya.
“Korban ditemukan di saluran air dengan kedalaman sekitar satu meter. Comberan itu hanya ditutup dengan jaring waring tanpa pengaman permanen,” kata Kapolsek Trimurjo, AKP Admar.
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan peristiwa ini sebagai musibah.
“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan resmi dan menerima kejadian ini sebagai takdir,” ujarnya.
Kapolsek menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya.
Admar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan anak-anak.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan, termasuk menutup akses ke area berbahaya seperti comberan, sumur, atau lubang drainase, agar kejadian serupa tak terulang,” pungkasnya. (*)
balita tewas
anak meninggal dunia
hanyut di sungai
saluran air
Lampung Tengah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
