Siswa SD Diduga Keracunan, Petugas SPPG MBG Akui Lalai Berikan Makanan Basi
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lampung Utara (Lampura), mengakui melakukan kelalaian sehingga memberikan makanan basi kepada ribuan siswa di sekolah,. Selasa (15/7/2025).
M. Rabani Asisten Lapangan Makan Bergizi Gratis (MBG) Lampura saat mendatangi korban yang diduga mengalami keracunan di Puskesmas Kotabumi 2 mengatakan, pihaknya mengakui telah melakukan kelalaian dengan memberikan makanan basi.
"Kami akui lalai, mie bihun yang diberikan dalam kondisi basi, itu karena proses produksi dan pengepakan ke wadah makanan memakan waktu yang cukup lama," kata M. Rabani.
Baca Juga:
Menurut Rabani, untuk di kecamatan Kotabumi Selatan sebanyak 3.728 siswa dari tujuh sekolah mendapatkan program MBG.
Menu yang diduga basi tersebut merupakan mie bihun yang dimasak dan dimasukan ke dalam wadah bersama tumis toge, telur, dan susu tanpa ada nasi.
Ia juga berjanji, hal serupa tidak akan terjadi lagi, ke depan semua menu di tiap Minggunya akan di share dan diinformasikan kepada orang tua siswa.
Atas kasus tersebut, SPPG seharusnya berperan aktif terhadap penyedia makanan bergizi yang disalurkan ke sekolah-sekolah.
Sehingga, SPPG bertanggung jawab atas seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga pendistribusian dengan memastikan standar kualitas dan gizi yang ditetapkan. (*).
Mbg
keracunan
siswa SD
Lalai
lampura
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
