Musim Kemarau, Dalam Sehari Damkarmat Mesuji Padamkan Dua Titik Kebakaran

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

12 Agustus 2024 19:35 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Damkarmat Mesuji padamkan api di kebun sawit yang terbakar. Foto : Damkarmat Mesuji
Rilis ID
Damkarmat Mesuji padamkan api di kebun sawit yang terbakar. Foto : Damkarmat Mesuji

Kabid Damkar menambahkan, dari laporan perusahaan tersebut, bahwa kebakaran lahan terjadi sehari sebelumnya. 

Namun, api kembali hidup dan membakar lahan dan pohon sawit perusahan tersebut.

"Kemarin hidup kembali di titik awal api di Blok 8 hingga Blok 10. Padahal sebelumnya sudah diatasi," terangnya. 

Kondisi itu terjadi, kata Ardi lagi, karena lokasi perkebunan adalah lahan gambut. Sehingga api masuk hingga ke dalam tanah. 

"Treatment-nya, ya, dijaga terus, siang malam, karena kita tidak tahu, api bisa muncul lagi dari dalam tanah gambut," ujarnya. 

Ia mengungkapkan pemadaman kali ini mengalami kendala karena medan lahan gambut sulit di lewati mobil pemadam dan angin yang sangat kencang di lokasi, membuat petugas kesulitan menjangkau titik-titik api. 

Karena kondisi lapangan sulit, Damkarmat menerjunkan 10 personil dengan 2 armada terdiri 1 unit mbil pompa pemadam 04. Kemudian 1 unit mobil rescue membawa perlaratan dan 1 alat portabel pompa diturunkan di lokasi.

"Kita berjibaku dengan tim dibantu personel BPBD, karena api mengarah ke perbatasan Desa Sriwijaya, jadi apapun caranya, harus kita dekat dan padamkan," ujarnya. 

Terakhir, Ardi menghimbau agar warga waspada selama musim kemarau ini. Terutama lahan perkebunan. 

"Hati-hati menggunakan api, jangan buang puntung rokok sembarangan dan sumber api lainnya, supaya jangan terjadi kebakaran," tutupnya. (*) 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Musim Kemarau

Kebakaran lahan

kabupaten Mesuji

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya