Jalan Tirtayasa Bandar Lampung Macet Parah, Puluhan Truk Berebut Solar Diduga untuk Pelangsiran
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa buku catatan pembelian BBM, barcode pengisian solar, hingga buku tabungan yang diduga terkait dengan transaksi bisnis ilegal tersebut.
Berdasarkan pengakuan tersangka, solar subsidi dibeli seharga Rp6.800 per liter lalu dijual kembali ke sebuah gudang di wilayah Rajabasa dengan harga Rp8.500 per liter.
Dari hasil penyelidikan, para pelaku diperkirakan mampu mengumpulkan hingga lima ton solar subsidi setiap hari dengan menggunakan beberapa kendaraan. (*)
mafia solar
solar subsidi
macet parah
langsir solar SPBU Bandar Lampung
Jalan Tirtayasa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
