Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Selat Sunda Rabu 9 Juli 2025 Pagi, Terasa Hingga Bandar Lampung

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

9 Juli 2025 08:18 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Foto BMKG
Rilis ID
Foto BMKG

RILISID, Bandarlampung — Gempa bumi berkekuatan 5,4 Magnitudo mengguncang selat sunda pada Rabu 9 Juli 2025 pukul 06.50 WIB.

Gempa ini sampai terasa di Bandar Lampung. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan gempa terjadi di wilayah Selat Sunda, Tanggamus, Lampung.

"Gempa merupakan gempa tektonik dengan diguncang gempa tektonik. Gempa ini berkekuatan 5,4 Magnitudo," ujar Daryono 

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,60° LS; 104,63° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 124 Km arah Barat Daya Tanggamus. Lampung pada kedalaman 47 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," lanjutnya.

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Cibeber, Bayah, Pringsewu dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian daerah Malingping, Banjarsari dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Sementara untuk daerah Semaka, Pematang Sawah, Kota Agung, Bandar Lampung, Sumberjo dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). 

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," lanjutnya.

Hingga pukul 07.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Gempa

gempa bumi

gempa tektonik

gempa selat sunda

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya