Warga Marah! PLN Copot Lampu Jalan Desa, Ribuan KWh Register 45 Mesuji Tak Tersentuh

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

28 Maret 2023 22:41 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Puluhan Lampu Jalan yang dicopot paksa PLN di Desa Sukaagung, Kecamatan Wayserdang, Mesuji, Selasa (28/03/2023). Foto : Dok Desa Sukaagung
Rilis ID
Puluhan Lampu Jalan yang dicopot paksa PLN di Desa Sukaagung, Kecamatan Wayserdang, Mesuji, Selasa (28/03/2023). Foto : Dok Desa Sukaagung

RILISID, Mesuji — PLN kembali membuat gejolak warga Kabupaten Mesuji. Pasalnya, satu-satunya perusahaan listrik Negara itu mencopot lampu jalan yang dipasang swadaya oleh desa.

Tepatnya di Desa Sukaagung Kecamatan Wayserdang, Kabupaten Mesuji, Selasa (28/03/2023). Puluhan lampu dicopot paksa dan tanpa melakukan sosialisasi ke desa. Dengan alasan harus menggunakan kWh.

Aksi itu menjadi viral di group-group WhatsApp diskusi Kabupaten Mesuji. Karena Desa Sukaagung yang ditertibkan berada tepat seberang jalan disebelah permukiman liar Register 45 Sungaibuaya yang notabene sampai hari ini ribuan KWh bodong alias pencurian arus besar-besaran terjadi tidak tersentuh.

Padahal, kata Kepala Desa Sukaagung, Riyanti pemasangan lampu jalan itu untuk menekan angka kriminal di wilayahnya.

Dihubungi melalui ponselnya, Kepala Desa Sukaagung, Riyanti, membenarkan kejadian pencopotan sepihak PLN tersebut.

“Benar mas, dicopotin sama petugas PLN, ada empat orang, karena los strum,” ujar kades.

Sebenarnya Rianti dan warganya tidak keberatan dengan pencopotan lampu jalan tersebut. Namun yang membuat warga marah karena PLN tebang pilih dalam menindak pencurian arus listrik PLN. Karena, tepat di depan Desa Sukaagung, hanya seberang jalan, pencurian arus besar-besar ribuan Kwh tidak ditindak yakni di Kawasan Register 45 Sungaibuaya.

“Ada apa ini, kok PLN tebang pilih, kami yang cuma pasang lampu jalan untuk penerangan umum, dicopot, tapi di kawasan Register 45 depan kami ini ribuan Kwh, tidak ada tindakan sama sekali sampai hari ini,” ujarnya kesal.

Senada dengan itu, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Wayserdang, Mat Kri, mengaku kecewa dan keberatan atas tindakan PLN yang sepihak dan tebang pilih tersebut.

“Cobalah, kalau mau mencopot, sosialisasi dulu, duduk bersama, kita cari solusi, apa gimana caranya memasang lampu jalan yang benar itu dijelaskan, bukan seperti ini, main copot saja,” geramnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: lampung@rilis.id
Tag :

PLN

losstrum

register 45

Dishut

mesuji

perambah

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya