Teror Harimau di Lambar: Jejak Raja Hutan Dekati Permukiman, Warga Takut ke Kebun
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Dalam sebulan terakhir teror harimau sumatera di Lampung Barat (Lambar) tepatnya di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) belum hilang.
Duka mendalam pun masih dirasakan anggota keluarga mendiang dua pekebun asal dua kecamatan yang tewas diserang harimau.
Bahkan, teror hewan buas tersebut saat ini semakin meluas hingga ke Pemangku Kali Pasir, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak.
Beredar kabar penemuan jejak si raja rimba tersebut di Pekon (Desa) Sukabumi, Selasa (27/2/2024).
Tak pelak, kabar ini menyebabkan warga di Kecamatan Batu Brak dan sekitarnya was-was.
Sahperi (59), warga Pekon Bedudu mengaku takut atas kabar yang santer beredar di media sosial ini.
"Saya jadi takut untuk pergi ke kebun yang terletak di Pemangku Menguk Pekon Bedudu. Berbatasan sungai besar dengan Kecamatan Batu Brak," katanya.
Sementara itu, Camat Batu Brak, Ruspel Gultom, membenarkan penemuan jejak harimau di wilayahnya.
"Benar, saya tadi mendapat kabar bahwa ada penemuan jejak harimau di Pemangku Kali Pasir Pekon Sukabumi," kata Ruspel.
Dia meminta masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat binatang tersebut terkenal dengan kebuasannya.
Jejak Harimau
Batu Brak
Lambar
Teror
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
