Tak Dirujuk ke RS, Korban Insiden Petir Gunung Seminung Dirawat di Puskesmas

Ari Gunawan

Ari Gunawan

Lampung Barat

30 April 2023 13:56 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Para korban insiden Gunung Seminung mendapat perawatan di Puskesmas Buay Nyerupa, Sukau, Lambar, Minggu (30/4/2023). Foto: Humas Puskesmas
Rilis ID
Para korban insiden Gunung Seminung mendapat perawatan di Puskesmas Buay Nyerupa, Sukau, Lambar, Minggu (30/4/2023). Foto: Humas Puskesmas

RILISID, Lampung Barat — Sejumlah pendaki Gunung Seminung yang tersambar petir akhirnya tiba di Puskesmas Buay Nyerupa, Sukau, Lampung Barat (Lambar), Minggu (30/4/2023).

Kepala Puskesmas Buay Nyerupa, Metty Sylviani, mengatakan langsung memberikan penanganan medis terhadap korban luka berat ataupun ringan. 

"Kita akan berupaya sebaik mungkin memberikan penanganan maksimal terhadap para korban," ujarnya.

Tujuh korban menderita luka bakar parah akibat sambaran petir, dua kategori ringan, dan tiga hipotermia (penurunan suhu tubuh drastis). 

Sementara, satu orang diketahui meninggal dunia (baca: Satu Pendaki Gunung Seminung Lambar, Tewas Tersambar Petir). 

"Jam satu malam kami standby di posko untuk mengevakuasi korban. Nah, saat itu korban langsung dirawat," paparnya. 

Proses evakuasi terhadap korban dilakukan tim gabungan. Yakni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, aparatur kecamatan dan pekon.

"Bahkan petugas medis kami tambah dari bidan pekon dan perawat untuk melakukan perawatan terhadap korban," ungkapnya. 

Metty memastikan kondisi seluruh korban saat ini sudah berangsur membaik. Tidak ada yang mengkhawatirkan sampai harus dirujuk ke rumah sakit (RS). 

Perkembangan terbaru dari Pusdalops BPBD Lambar, terdapat 90 orang yang mendaki Gunung Seminung melalui dua pos atau jalur pendakian.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

gunung seminung

pendaki tersambar petir

satu Meninggal

BPBD Lambar

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya