Sakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek di Sidomulyo Nekat Gantung Diri
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Pagi hari, warga Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), digemparkan karena ada salah satu warganya yang gantung iri.
Warno (73) ditemukan sudah meninggal dunia pertama kali oleh anaknya Mutia (49), Minggu (2/4/2023) sekira pukul 06.30 Wib.
Menurut Mutia, setiap pagi ia selalu menengok orangtuanya yang sakit. Karena baru seminggu berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda.
"Saya kaget lihat Bapak sudah gantung diri dengan mengikat leher pakai tali tambang plastik warna biru. Tali itu dikaitkan di paku yang ada di kusen jendela dengan posisi telentang di atas kasur," kata Mutia.
Spontan, ia langsung berteriak hingga terdengar oleh tetangganya. Tidak lama kemudian, warga mulai berdatangan dan ada yang menghubungi aparat Desa Sidowaluyo.
Kasno (42) warga sekitar mengatakan, korban memang sudah lama sakit dan baru sekitar seminggu pulang berobat. Korban divonis sudah lama mengalami sakit komplikasi.
"Kemungkinan karena sakitnya tidak kunjung sembuh, Mbah Warno sampai nekat gantung diri," ujar Kasno.
Kapolsek Sidomulyo Iptu Ilham Efendi mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin membenarkan peristiwa tersebut. Korban sudah diperiksa Tim Medis Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo.
"Sekitar pukul 07.00 Wib, kami dan Tim Medis mengecek di TKP. Hasil Visum luar bagian leher bekas jeratan tali dan udah berwarna biru. Kemaluan mengeluarkan sperma dan tidak ada bekas tanda-tanda tindak pidana kekerasan," kata Kapolsek.
Anak kandung korban Rahayu mewakili keluarga besar, sudah menerima kejadian tersebut adalah musibah. Kemudian membuat surat pernyataan tidak bersedia di lakukan Autopsi dan di tandatangani.
Kakek gantung diri
diduga sakit tak kunjung sembuh
sidomulyo lamsel
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
