Polisi: Korban Putus Jari Anggota Geng Motor yang Kabur saat Tawuran
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Pihak Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti (BB) dan mengumpulkan saksi-saksi terkait tawuran di Jalan Raden Intan, Selasa (20/12/2022).
Diketahui, peristiwa ini menyebabkan jari tangan seorang pelajar SMK di Bandarlampung, putus terkena senjata tajam (sajam).
Kapolsek Tanjungkarang Barat (TkB), Kompol Mujiono, menjelaskan kronologis tawuran bermula dari berkumpulnya geng motor 'Pulau Damar'.
"Jadi awalnya geng motor ini kumpul di lapangan golf Sukarame sekitar pukul 02.00 WIB," ungkapnya.
Pukul 03.30 WIB, atas permintaan ketua geng Rizki alias Kiki, kelompok ini melakukan pertemuan dengan geng motor lain di depan Simpur Center Jl Raden Intan.
Sekira pukul 04.15 WIB, geng motor ini tiba di lokasi dan bertemu dengan banyak kelompok lainnya. Antara lain geng MGR, Besti, Warkos, Oster, dan Bragis.
Entah apa persoalannya, terjadi bentrokan antara geng Pulau Damar dan kelompok gabungan tersebut.
Kalah kekuatan, anggota geng Pulau Damar kocar-kacir dan dikejar oleh geng lainnya.
"Korban termasuk yang dikejar karena bagian anggota geng Pulau Damar," jelas kapolsek.
Saat itulah, korban terjatuh dan dibacok hingga jari tangannya putus (baca: Tawuran di Jl Raden Intan, Jari Pelajar SMK di Bandarlampung Putus).
Tawuran di Bandarlampung
Geng Motor
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
