Perempuan Tewas di Sukarame, Polisi Sebut Temukan Barang Milik Direktur SPBU di Kamar

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

19 Desember 2022 20:37 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Ilustrasi : Rilisid
Rilis ID
Ilustrasi : Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Misteri tewasnya Aditya Rama Putra (37) warga Jalan Pal Batu Raya No. 23 RT/RW 0017/05 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, mulai menemui titik terang.

Namun, wanita yang terakhir pernah bersama korban ditemukan telah meninggal dunia di sebuah rumah kost di sekitaran Sukarame, Bandarlampung.

 Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mengatakan, dalam melakukan olah TKP telah memintai keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Hal tersebut didapat di lingkungan Direktur JPP Jaya Putra Perkasa yang mengelola Stasiun Penigisian Bahb Bakar Umum (SPBU) Ganjar Asri Metro tinggal di Kampung Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, Lamteng.

"Hasil olah TKP, petugas mendapatkan petunjuk awal terkait tewasnya Aditya dan mengarah kesalah satu teman wanitanya," ujar Kasat Reskrim, Senin (19/12/2022).

Berbekal hasil olah TKP tersebut, Polisi mendapati beberapa helai rambut panjang dan bercak darah di beberapa tempat, Media sosial Facebook yang ternyata masih aktif. Berbekal rekaman CCTV, menunjukan adanya dugaan seorang wanita berada dalam satu rumah dengan korban sebelum korban meninggal dunia.

“Dari pendalaman dan pengembangan, kami mendapatkan petunjuk awal lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku,” imbuh Edi Qorinas.

Mengetahui wanita yang tertangkap CCTV berada disalah satu kontrakan di daerah Way Dadi Kecamatan Sukarame. Petugas langsung bergerak menyusuri setiap kontrakan dan berhasil menemukan lokasi kamar tersebut. 

Saat Tim Tekab 308 tiba di lokasi sebuah kamar yang diduga tempat bersembunyi wanita yang terekam CCTV. Telah ditemukan barang-bukti berupa HP milik korban (Aditya) di salah satu kamar di lantai atas. Tim Tekab juga menemukan seorang wanita, tergeletak tidak bergerak dengan posisi mulut menganga didalam kamar kos tersebut.

Kemudian, sambung Kasat Reskrim, Tim Tekab 308 Polres Lamteng memanggil penghuni kamar lainnya dengan tujuan agar melihat temannya yang di duga sedang sakit. Akan tetapi, pada saat di periksa oleh penghuni kamar yang ada disebelahnya  yang bersangkutan tidak bernafas.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Polres Lamteng

Direktur SPBU

kamar kost

Bandarlampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya