Pasca Pembakaran, Polda Pastikan Situasi Aman dan Oknum Penembak Diperiksa Propam
Pandu Satria
Bandarlampung
Kemudian patroli melihat diduga pelaku mencuri buah sawit dan petugas berusaha menghentikan pelaku, dengan cara melakukan tembakan peringatan keatas untuk diindahkan.
"Bukannya berhenti namun tersangka malah nekat melarikan diri dengan menggunakan kendaraan dengan kecepatan tinggi dan berusaha mencederai petugas kepolisian," ujarnya.
Aksi tersangka yang ingin melukai petugas dengan cara menabrakkan mobil yang dikendarainya ke salah satu personel Pengamanan PT AKG Bahuga yang menghadangnya membuat polisi secara refleks gerak cepat guna menghentikan laju kendaraan.
"Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan ke arah mobil dan diduga mengenai korban yang berinisial A," jelas Pandra.
Akibat luka tembak tersebut korban kemudian dibawa ke Puskesmas Mesir Ilir untuk mendapatkan pertolong pertama namun dalam perjalanan dinyatakan meninggal dunia.
Lebih jauh, Pandra menjelaskan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat ini Polda Lampung telah menerjunkan sejumlah personel dan pasukan dibidang fungsi Pre-emtif, Preventif dan Refresif.
"Untuk mem-backup Polres Waykanan, serta menyiagakan Pasukan Korps Brimob Polda Lampung, sebagai upaya menjaga kondusifitas Harkamtibmas diwilayah Hukum Polres Waykanan," jelasnya.
Polda Lampung menghimbau kepada seluruh pihak, agar dapat menahan diri tidak berspekulasi, serta meyebarkan berita hoax.
"Harapan kami kepada para tokoh informal seperti Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan masyarakat, beserta seluruh komponen pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Waykanan untuk dapat saling bersinergi, guna memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar terciptanya situasi yang kondusif," ujarnya.
Terhadap para pelaku pembakaran, Pandra juga imbau agar kooperatif kepada pihak kepolisian dan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Polda Lampung
waykanan
bakar
tewas
ditembak
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
