Korban Pembunuhan Dukun Slamet: Pamit Kerja ke Jawa, yang Lain Sempat Ragu

Pandu Satria

Pandu Satria

Pesawaran

6 April 2023 15:09 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo bersama keluarga korban. Foto: Humas
Rilis ID
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo bersama keluarga korban. Foto: Humas

RILISID, Pesawaran — Korban Mbah Slamet, dukun pengganda uang, menemui lelaki itu di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) dengan berbagai alasan. 

Pasangan suami istri (pasutri), Suhery dan Riani, misalnya pamit dengan alasan bekerja di proyek. 

Untuk memperkuat alasannya, Suhery bahkan sempat mem-posting fotonya saat bekerja di media sosial. 

Hal ini diketahui dari keterangan Panut, adik pasutri tersebut saat menerima kunjungan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, Kamis (6/4/2023).

Kapolres sengaja datang ke rumah korban di Desa Kalirejo, Negeri Katon, Pesawaran dengan maksud berkooordinasi. 

Sebab, keluarga korban akan menemui Tim DVI Dokpol Biddokkes Polda Jawa Tengah di Polres Banjarnegara untuk menjalani tes DNA (baca: Total Korban Dukun Slamet dari Pesawaran Empat Orang, Keluarga Tes DNA). 

"Koordinasi tentang keberangkatan ke sana serta soal rencana kepulangan jenazah," terang Kapolres.

Menurut dia, keluarga dua pasutri itu mengetahui kabar menggemparkan tersebut dari televisi. 

Selain keluarga korban Suhery dan Riani, kapolres juga mengunjungi keluarga korban, Irsyad dan Wahyu Triningsih, di Desa Tanjung Rejo, Negeri Katon. 

Anak kandung korban, Alda Cahya Fisabililah, mengungkap orangtuanya memang pernah berkomunikasi dan diminta Slamet menemuinya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Dukun slamet

penggandaan uang

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya