Keroyok Orang di Acara Hiburan Musik, Lima Pemuda Diringkus Polisi
Pandu Satria
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Para tersangka pemicu keributan dan pengeroyokan di Kalirejo, Lampung Tengah ditangkap polisi dan digelandang ke Mapolsek setempat, Jumat (28/04/2023).
Para tersangka yaitu : ER (28) , ES (26) , SO Als Cepir (29), MO (34) dan SI (34). Kelimanya merupakan warga Kampung Sendangagung, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah. Mereka berhasil ditangkap petugas kurang dari 24 jam.
Para tersangka diduga pemicu keributan dan pengeroyokan saat saling bersenggolan ketika berjoget menikmati hiburan musik pada acara silaturahmi Karang Taruna setempat.
Menurut Kapolsek Kalirejo Iptu. Junaidi, kelima pelaku ditangkap karena diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap Fuad (23) warga Kampung Sendangagung, Kalirejo.
Kapolsek menjelaskan, terjadinya aksi pengeroyokan terhadap korban tersebut, diduga karena saling senggol saat berjoget pada acara Karang Taruna, di kediaman salah satu warga yang berada di kampung setempat pada Kamis 27 April 2023, Pukul 16.50 WIB.
"Karena tidak senang disenggol, korban lantas mendorong salah satu tersangka agar menjauh dari dirinya," kata Iptu. Junaidi.
Namun, sambung kapolsek tiba-tiba dari arah belakang ada yang mencekik leher korban dan memukul bagian mata sebelah kiri korban, kemudian korban tidak sadar lalu dipukuli secara beramai-ramai hingga di injak-injak oleh para tersangka.
Selanjutnya, saat korban telah sadar, ia sudah berada di depan speaker dalam posisi di tanah, kemudian masih ada yang mencekik dari belakang sehingga korban sulit bernafas dan korban masih saja dipukuli dan di injak-injak oleh para tersangka.
"Melihat kejadian itu, pihak panitia langsung melerai dan mengamankan korban dengan dibawa masuk ke dalam rumah,"tambahnya.
Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di dada, leher dan kepala serta untuk saat ini, korban masih dirawat di Klinik Niramaya Sendangagung.
Pemukulan
karangtaruna
musik
lamteng
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
