Isu Penculikan di SDN 1 Way Dadi, Polisi Beber Hasil Penyelidikan
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kapolsek Sukarame Kompol Warsito buka suara soal pesan suara berantai soal penculikan (baca: Geger Rekaman Suara Dua Siswa SDN 1 Way Dadi Diculik, Kepsek Beri Penjelasan).
Pesan suara itu berbunyi, "Ibu yang masih mempunyai anak atau cucu usia balita dan SD untuk berhati-hati dan siaga menjaga anak atau cucunya ketika sedang sekolah atau bermain".
"Karena benar hari ini (Kamis, 26/1/2023, Red), siswa SD kelas 3 dan kelas 1 di SDN 1 Way Dadi, Sukarame nyaris diculik orang tidak dikenal dengan mobil warna merah".
Nah, dari penelusuran polisi isi pesan suara itu tidak benar. Hal ini diketahui setelah polisi mendatangi kepala SDN 1 Way Dadi, Yulisa Ramania.
Pihak sekolah, lanjut Warsito, telah memanggil Ernita, wali murid yang mengirim pesan tersebut di grup WhatsApp (WA) sekolah.
"Setelah ditanya dia mengaku hanya meneruskan. Namun saya tegaskan, siswa yang disebutkan dalam WA tersebut bukan siswa SDN 1 Way Dadi," ungkapnya, Jumat (27/1/2023).
Ernita menyatakan mendapat pesan suara WA dari adiknya, warga Kedamaian, yang bekerja sebagai penjaga toko di Pasar Bawah.
Polisi juga telah menanyai satpam sekolah yang bertugas jaga sejak pukul 06.30 hingga 17.30 WIB.
"Setelah siswa masuk ke pekarangan sekolah, mereka tidak diperbolehkan keluar kecuali jam pulang," sebutnya.
Satpam mengaku tidak tidak pernah melihat peristiwa penculikan atau mobil berwarna merah seperti disebut dalam pesan. Begitu juga hasil rekaman CCTV.
Isu penculikan
SDN 1 Way Dadi
Polsek Sukarame
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
