Didemo Buruh, Ketua Koperasi TKBM Panjang Minta Tunggakan BPJS Diputihkan
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma, angkat bicara soal tuntutan ratusan buruh yang menggelar aksi, Senin (13/12/2021).
Para buruh menuntut koperasi membayar tunggakan BPJS (baca: Ratusan Buruh Panjang Demo Lagi, Minta Koperasi Lunasi Tunggakan BPJS Rp10 Miliar).
Ia menjelaskan tunggakan BPJS terhitung dari Desember 2017 sampai saat sekarang. Namun jumlahnya bukan Rp10 miliar seperti disebuh para buruh.
"Tadinya Rp1,2 miliar di bawah kepemimpinan ketua lama, Sainin Nurjaya, kini membengkak Rp5,4 miliar," ujar Agus.
Agus menegaskan ketika dirinya terpilih sebagai ketua koperasi di Hotel Sahid pada tahun 2020, ia sudah berniat bertanggung jawab.
Ia pun sudah berkordinasi dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan akan membayar tunggakan dengan cara menyicil.
"Kami mengangsur dan juga memberikan iuran pokoknya. Tetapi kami meminta (sisa tunggakan) clean," papar Agus.
Sebab jika utang tidak diputihkan, manajemen koperasi tidak akan berjalan karena seluruh pendapatan tersedot untuk membayar tunggakan.
"Dan, baru sekarang ada titik terang. Tadi, kami rapat dengan Dinas Ketenagakerjaan Bandarlampung, BPJS, dan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan)," ujar Agus.
Pihak BPJS menyatakan siap membantu dan akan berkordinasi dengan pusat terkait pemutihan tunggakan tersebut.
TKBM Panjang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
