Debu Pembakaran Batubara PT LDC Indonesia Masuk Rumah Warga
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Debu pembakaran batubara PT LDC Indonesia yang berada di Kelurahan Waylunik Kecamatan Panjang dikeluhkan warga Kampung Jambu.
Pasalnya, debu yang berasal dari cerobong asap pabrik tersebut mulai masuk dan mengotori rumah warga sekitar.
Salah satu warga mengatakan, debu hitam tersebut berasal dari cerobong asap milik PT LDC Indonesia.
Dirinya mengaku, apabila ada pembakaran batu barau, dirinya langsung menutup penampungan air.
"Biasanya masuk air, jadi kita langsung tutup," ungkap seorang ibu di Kampung Jambu.
Menurutnya, warga sekitar hanya diberi kompensasi berupa 5 Kg berad dan minyak dua liter.
"Nggak ada persetujuan apapun. Tapi akhir tahun kemarin dikasih beras sama minyak, selain itu nggak ada," katanya.
Selain PT LDC Indonesia, keluhan juga dialami warga yang tinggal di sekitar stockpile milik PT Interglobal Omni Trade yang berada di Jalan Insinyur Sutami, Kelurahan Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Warga Kelurahan Sukanegara, Tanjungbintang mengatakan, pada saat pertama dibuka debu batubara amat tebal dan membuat kediaman warga sekitar diselimuti debu batubara.
"Bahkan muka saya pagi-pagi itu sudah tebal kena debu. Kalau sekarang sudah bekurang, tapi masih bikin sesak, anak-anak juga gampang sakit," katanya.
Stockpile Batubara
Debu Batubara
Bandarlampung
PT LDC Indonesia
PT Interglobal Omni Trade
pencemaran udara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
