Bukan karena Olahraga, Begini Kronologis Meninggalnya Prof Heryandi Versi Kalapas Rajabasa
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Rajabasa, Saiful Sahri, menjelaskan kronologis meninggalnya mantan WR I Unila, Prof Heryandi, Rabu (4/10/2023).
Saat itu, Heryandi sedang menonton warga binaan lain yang sedang bermain tenis meja.
Tiba-tiba, Heryandi mengeluhkan nyeri pada dada kiri. Ia kemudian meminum obat jantung yang biasa dikonsumsi.
Tidak lama kemudian, berdasar keterangan tahanan lainnya, Heryandi pingsan.
Karenanya, sekitar pukul 08.10 WIB mereka berinisiatif ke klinik PASSAI Lapas untuk meminta pertolongan.
"Kemudian tim medis menjemput ke kamar untuk dibawa ke klinik," kata kalapas.
Setelah dilakukan pertolongan pertama, pukul 08.20 WIB, Heryandi dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.
Heryandi ditangani di UGD RS Bhayangkara dan dinyantakan meninggal dunia pukul 08.35 WIB.
Menurut riwayat pengobatan, Heryandi pada 15 Juni 2023 mulai menjalani pemeriksaan awal kesehatan dengan hasil kondisi fit dengan catatan (riwayat sakit jantung) dan sudah membawa obat-obatan
Pada 8 Juli 2023, ia pernah mengeluh lemas hilang timbul dan sudah kurang lebih empat bulan tidak pernah kontrol ke rumah sakit.
Heryandi
korupsi Unila
karomani
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
