Banjir Bandarlampung: Air Masuk Rumah, Warga Mengungsi, Pohon Bertumbangan
Sulaiman
Bandarlampung
Di Jl Sisingamangaraja Gang Ar-Rahmah, Gedongair, Tanjungkarang Barat beberapa warga sempat panik.
Banyak yang memilih pergi dari rumah karena khawatir banjir besar yang terjadi Juni tahun lalu kembali terulang.
Warga cemas lantaran debit air sungai hampir mencapai ketinggian jalan.
Beberapa dari mereka memilih berdiri di jalan depan rumahnya sambil terus memantau ketinggian air.
Pantauan Rilisid Lampung, beberapa daerah lain yang terendam adalah Perumahan Bukit Bilabong, Langkapura dan Glora Persada, Rajabasa Raya.
Menurut Shinta, warga Perumahan Gelora Persada, banjir mulai datang sekitar pukul 19.00 WIB.
"Tinggi sampai sepaha orang dewasa, tapi sekarang sudah surut kok Bang," ujarnya saat dihubungi sekitar pukul 21.30 WIB.
Terpisah, Kepala BPBD Kota Bandarlampung Syamsul Rahman menerangkan, pihaknya telah menerjunkan anggota ke beberapa titik lokasi banjir.
"Kita bagi dua, beberapa anggota meninjau lokasi banjir dan juga di lokasi pencarian anak yang hanyut," ungkapnya. (Baca: Bocah 8 Tahun Hilang Terseret Aliran- Drainase di Langkapura).
Di bagian lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandarlampung, Sutarno, menambahkan pihaknya berupaya mengevakuasi beberapa pohon tumbang.
Banjir
Hujan
Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
