Unila-Pemprov Jalin Kerjasama, Bentuk Kolaborasi Pembangunan Lampung Kedepan
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Lusmeilia Afriani telah resmi menandatangani kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov dan Unila pada Senin 21 Juli 2025.
Hal ini sebagai tanda dimulainya kerjasama yang dibangun antara Pemprov Lampung dengan Unila dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung.
Gubernur Mirza yang diwawancarai di Rektorat Universitas Lampung itu mengatakan dunia pendidikan sangat diperlukan terutama dalam proses pembangunan Lampung.
"Kolaborasi dengan dunia pendidikan sangat diperlukan, teknologi akademik sangat dibutuhkan dalam kebijakan agar tetap sasaran disesuaikan dengan kultur provinsi Lampung sendiri," kata Mirza.
Apalagi bagi Mirza, Lampung akan sangat identik dengan Unila. Karenanya ia berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Lampung.
Sebagai bentuk kerjasama kedepannya, Mirza mengatakan ada beberapa kesepakatan yang akan dijalin kedepannya.
Salahsatunya Pemprov Lampung ingin meminta Unila untuk menambah nilai komoditas unggulan Lampung.
"Kita minta bantu nilai tambah komoditas unggulan Lampung," katanya.
Termasuk mendorong Unila untuk juga mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Merah Putih yang baru saja di luncurkan.
"Ada juga kan koperasi merah putih baru dibentuk maka pemerintah mendorong pembangunan ada di desa-desa. Tentu desa juga butuh teknologi, hilirisasi, SDM yang berkualitas dan unggul dan ini ada posisi universitas Lampung," kata Mirza.
Pemprov Lampung
gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
rektor Unila
kerjasama Pemprov unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
