Ditarget Selesai Akhir Desember, Proyek Labkesmas Baru 75 Persen, Dinkes Lambar Minta Percepatan
Arya Besari
Lampung Barat
Pekerjaan konstruksi dilaksanakan selama 200 hari kalender sejak 5 Juni 2025 oleh CV Fatih, sementara pengawasan teknis dilakukan CV Denmask.
Selain bangunan utama, terdapat pekerjaan tambahan berupa drainase dan rigid beton oleh CV Flamboyan senilai hampir Rp1 miliar.
Widyatmoko mengatakan bahwa bila target 21 Desember tidak tercapai, Dinkes akan memberikan adendum waktu hingga 31 Desember 2025.
Namun, bila hingga batas tersebut pekerjaan masih belum selesai, kontraktor tetap diwajibkan melanjutkan pembangunan dengan konsekuensi denda.
“Aturannya jelas, jika terlambat ada denda 1/1000 dari nilai kontrak per hari. Namun kami berharap tidak perlu perpanjangan waktu,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang lebih ketat di lapangan, terutama terkait pasokan material dan kendala teknis yang kerap menjadi penyebab keterlambatan.
Pengawasan, kata dia, harus diperkuat hingga proyek benar-benar tuntas.
Widyatmoko menekankan, keberadaan Labkesmas akan menjadi peningkatan signifikan bagi pelayanan kesehatan di Lambar.
Selama ini, sejumlah pemeriksaan laboratorium, termasuk kualitas air dan keamanan pangan, masih harus dikirim ke Bandar Lampung atau daerah lain.
“Kalau Labkesmas ini sudah beroperasi, pemeriksaan bisa dilakukan di sini, lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Labkesmas
Lampung Barat
Dinas Kesehatan
Target
Desember
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
