Mewakili Kabupaten Pesawaran, Purwopedia Ikuti Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi Lampung
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
"Literasi harus terus dijaga agar tidak terseret oleh derasnya arus informasi digital yang belum tentu edukatif," kata Halimah.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam membimbing generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas dan produktif.
"Terutama generasi muda yang harus cerdas dalam memanfaatkan teknologi," ucapnya.
Sementara, Tim penilai dari Provinsi Lampung, Liza Tri Handayani menyampaikan, perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.
"Perpustakaan yang baik harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa mengenal batasan usia, status sosial, atau waktu," ujar Liza.
Ia menilai, bahwa Purwopedia telah cukup berhasil membangun ruang terbuka yang inklusif dengan menghadirkan program-program yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Melalui pendekatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan ini mampu menjadi tempat yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga ruang pemberdayaan dan pertumbuhan komunitas," terangnya.
Dilain pihak, Pj. Kepala Desa Purworejo Dean Adi Nugroho mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah desa, Karang Taruna, lembaga pendidikan, hingga masyarakat.
"Dukungan nyata dari berbagai pihak menjadi kunci dalam membangun perpustakaan desa yang hidup dan berkembang," ucapnya.
Menurutnya, Desa Purworejo dikenal memiliki potensi pendidikan yang kuat, dengan keberadaan pondok pesantren putra-putri dan satu SMK aktif.
Lomba Perpustakaan tingkat Provinsi Lampung
Purwopedia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
