Pekon Balak di Batu Brak Resmi Jadi Desa Wisata Budaya

Arya Besari

Arya Besari

Lampung Barat

10 Desember 2025 17:51 WIB
Daerah | Rilis ID
Pekon Balak ditetapkan sebagai Desa Wisata Budaya, menegaskan jati diri Lampung Barat sebagai pusat kearifan lokal dan budaya adat Batu Brak. Foto Ist
Rilis ID
Pekon Balak ditetapkan sebagai Desa Wisata Budaya, menegaskan jati diri Lampung Barat sebagai pusat kearifan lokal dan budaya adat Batu Brak. Foto Ist

RILISID, Lampung Barat — Pekon Balak di Kecamatan Batu Brak resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Wisata Budaya dalam program unggulan gubernur Lampung.

Penetapan ini menempatkan Pekon Balak sebagai pusat representasi kearifan lokal dan gerbang budaya Lampung Barat, sekaligus membuka peluang baru bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui wisata berbasis tradisi.

Penetapan tersebut mengemuka dalam kegiatan audiensi Tenaga Pendamping Gubernur dalam rangka kunjungan Desa Budaya, Rabu (10/12/25).

Rombongan pendamping gubernur sebelumnya diterima di Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, sebelum melanjutkan peninjauan ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong di Pekon Balak, lokasi utama Desa Wisata Budaya.

Hadir dalam rombongan, Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Ir. Ansori Dzausal, MT, serta Tenaga Pendamping Gubernur Bidang Kebudayaan Rahmat Satori.

Keduanya didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh adat Lampung Barat.

Dalam pemaparannya, Ansori menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program gubernur Lampung terkait pengembangan desa pemaju dan desa wisata budaya.

“Program Pak Gubernur mendorong desa-desa yang memiliki karakter kuat untuk menjadi desa wisata budaya. Kami diminta meninjau, mempelajari, dan memilih desa yang punya potensi. Pekon Balak termasuk satu dari lima desa di Provinsi Lampung yang terpilih,” kata Ansori.

Ansori menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar festival atau agenda tahunan.

“Festival sehari dua hari itu biasa. Wisata budaya berarti sepanjang tahun ada aktivitas yang bisa dilihat wisatawan. Ujungnya tetap peningkatan ekonomi masyarakat, ada produk yang bisa dibeli, ada pengalaman yang membuat orang ingin kembali,” jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

DesaWisataBudayaLampungBaratPekonBalakAdatBatuBrakBudayaLampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya