Jatah Dua Hari MBG di Lambar, Wali Murid: Semoga Ini Sampai ke Presiden Prabowo
Arya Besari
Lampung Barat
“MBG-nya bagus. Cuma nggak tahu kenapa di Lampung Barat dari dulu begini-begini saja. Semoga saja Pak Presiden Prabowo tahu kalau di Lampung Barat menunya memang memprihatinkan,” ujarnya.
Berdasarkan poster resmi yang mencantumkan logo Badan Gizi Nasional, anggaran MBG terbagi dua kategori.
Untuk porsi kecil dialokasikan Rp 13.000 per porsi, dengan rincian Rp 2.000 biaya sewa tempat dan fasilitas, Rp 3.000 biaya operasional, serta Rp 8.000 untuk bahan baku makanan.
Sedangkan porsi besar mencapai Rp 15.000 per porsi, dengan Rp 10.000 di antaranya untuk bahan baku makanan.
Dalam keterangan tersebut, porsi kecil diperuntukkan bagi PAUD, TK, dan SD kelas 1-3. Adapun porsi besar untuk SD kelas 4-6, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui.
Wali murid menilai, jika anggaran bahan baku untuk porsi kecil benar mencapai Rp 8.000, maka menu yang diterima siswa di SDN 1 Way Mengaku tidak sebanding.
“Kalau lihat di rilisan program MBG, porsinya bagus-bagus. Tapi kenapa di Lambar begini terus? Bukan satu dua wali murid yang heran,” katanya.
Ia juga menyinggung keterbukaan informasi di era media sosial. Menurutnya, wali murid bisa dengan mudah membandingkan pelaksanaan program serupa di daerah lain.
“Sekarang eranya medsos. Masa dikira wali murid nggak tahu programnya seperti apa?” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait di Lampung Barat terkait standar menu dan mekanisme pembagian MBG di SDN 1 Way Mengaku. (*)
MakanBergiziGratis
BadanGiziNasional
MBGLampungBarat
SDN1WayMengaku
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
