Investasi Lampung Triwulan II Tembus Rp5,19 Triliun, Realisasi 2025 Capai 79,02 Persen
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung mencatat realisasi investasi pada Triwulan II 2025 mencapai Rp5,19 triliun.
Capaian ini terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp600,25 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp4,59 triliun.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Intizam, pada Senin 22 September 2025.
Menurutnya, capaian realisasi pada Triwulan II ini menambah akumulasi realisasi investasi Lampung sepanjang semester pertama 2025 menjadi Rp8,50 triliun atau sudah mencapai 79,02 persen dari target tahunan Rp10,76 triliun.
"Alhamdulillah, capaian realisasi investasi kita di Triwulan II naik signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya. Ini menunjukkan Lampung semakin dipercaya investor untuk menanamkan modalnya, baik asing maupun domestik," ujar Intizam kepada Rilis ID.
Dari sisi sektor, PMA terbesar masuk ke industri makanan dengan nilai Rp247,55 miliar, disusul tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp160,52 miliar, pertambangan Rp43,80 miliar, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp37,55 miliar.
Sementara PMDN didominasi sektor makanan mencapai Rp1,55 triliun, hotel yang restoran mencapai Rp821,78 miliar, perdagangan dan reparasi Rp482,98 miliar, dan pertambangan mencapai Rp658,26 miliar.
“Industri makanan, pertambangan, pertanian, dan perhotelan menjadi sektor primadona. Ini tidak lepas dari potensi Lampung sebagai sentra pertanian, perkebunan, hingga kawasan penopang industri,” tambah Intizam.
Berdasarkan sebaran wilayah, realisasi PMA terbesar berada di Lampung Tengah Rp241,38 miliar, Way Kanan Rp131,32 miliar, dan Bandarlampung Rp103,44 miliar. Sedangkan untuk PMDN, capaian tertinggi tercatat di Bandarlampung Rp1,54 triliun, Lampung Selatan Rp638,58 miliar, Tanggamus Rp657,34 miliar dan Lampung Tengah Rp530,28 miliar.
“Bandarlampung, Lampung Tengah dan Lampung Selatan tetap menjadi magnet investasi, namun daerah lain juga mulai tumbuh. Ini menjadi modal untuk pemerataan pembangunan,” jelasnya.
Realisasi investasi
investasi Lampung
investasi Lampung triwulan II 2025
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
