Indonesia Siap Daulat Pangan, Zulhas: Beras Kita Sudah 3,9 Juta Ton di Bulog

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

28 Mei 2025 14:48 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Menko Pangan, Zulkifli Hasan/dok. PWI Lampung
Rilis ID
Menko Pangan, Zulkifli Hasan/dok. PWI Lampung

RILISID, Bandarlampung — Menteri Koordinator Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan hadir dalam Hari Ulang Tahun ke-55 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung yang digelar di hotel Grand Mercure Bandar Lampung Rabu 28 Mei 2025.

Zulhas mengatakan saat ini stok beras di gudang Bulog sudah tersedia 3,9 juta ton. Jumlah ini sangat naik dibandingkan tahun sebelumnya yang masih mengandalkan impor. 

"Saat ini sudah ada 3,9 juta stok beras di gudang Bulog kita. Padahal tahun lalu kita impor. Tahun ini baru bebrapa bulan belum 1 tahun atas kerja keras bersama-sama ada stok 3,9 juta ton, insyaallah sampai tahun depan kita nggak impor lagi," sebut Zulhas.

Selain itu persoalan pupuk juga sudah teratasi saat ini. Jika sebelumnya dengan banyak persyaratan yang bertele-tele namun saat ini sudah dapat tersalurkan dengan cepat. 

"Saya ambil contoh pupuk akan diterima petani perlu persetujuan 600 tanda tangan, jadi kapan petani diterima? Pasti saat panen karena itu kita pangkas persoalan itu. Namun saat Keppres keluar, pupuk langsung ke gaptan, sebelum tanam pupuk sudah ada," sambungnya.

Selain itu akan ada pembangunan kembali kampung nelayan dengan anggaran Rp20 triliun. Dan pemerintah pusat akan mulai menerima impor untuk sapi hidup.

"Untuk sapi hidup kita permudah masuk dari luar karena kita nggak cukup, tidak ada kuota impor sapi karena untuk digemukan kita bebaskan. Tapi yang kita a atur bekunya. Kalau hidup ada nilai tambah. Tapi kalau penggemukan kita utamakan, bekunya kita kurangi," lanjutnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Mandiri pangan

ketahanan pangan

menko Pangan

Zulkifli Hasan

zulhas

hut pwi Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya