Gubernur dan Bupati Turun Langsung, Ruas Jalan Strategis Pesawaran Segera Diperbaiki
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam peninjauan sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pesawaran, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap terjaga serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Peninjauan difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya ruas Jalan Gedong Tataan-Kedondong (sebelum Komplek Pemkab Pesawaran), ruas jalan Kecamatan Kedondong, Way Khilau, hingga jalur penghubung Branti-Gedong Tataan.
Bupati Nanda mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kondisi infrastruktur di Pesawaran.
Ia menilai, semua ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan mobilitas masyarakat lintas kabupaten, yakni Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus.
“Kami berharap kemantapan jalan ini dapat terus ditingkatkan, sehingga akses distribusi barang dan mobilitas warga semakin lancar. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar Nanda.
Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen dalam mendukung peningkatan infrastruktur di Pesawaran.
Sebab, kondisi jalan yang mantap tidak hanya berdampak pada kelancaran arus barang dan jasa, tetapi juga berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan serta efisiensi waktu tempuh masyarakat.
Selain peningkatan badan jalan, Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan drainase di sepanjang ruas yang diperbaiki agar konstruksi lebih tahan lama dan tidak mudah rusak akibat genangan air.
"Untuk itu saya turut mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga kebersihan saluran drainase demi keberlanjutan fungsi infrastruktur," kata Gubernur.
Pesawaran
gubernur mirza
Bupati Nanda
perbaiki jalan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
