BPS Beberkan Strategi Baru Atasi Kemiskinan di Lampung: Data Harus Hidup dan Adaptif
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah membangun data cadangan atau social registry buffer — daftar rumah tangga yang belum menerima bantuan reguler, tetapi masuk dalam kategori “hampir miskin” dan siap dijangkau saat kondisi darurat.
Targeting bukan hanya soal memiliki data yang lengkap. Ia adalah sebuah proses sosial dan kelembagaan yang melibatkan banyak pihak, pemerintah pusat, daerah, desa, dan masyarakat. Oleh karena itu, selain memperbaiki instrumen data, perlu juga memperkuat kapasitas pelaksana serta mekanisme akuntabilitasnya.
Program seperti Musyawarah Desa (Musdes) untuk verifikasi penerima manfaat perlu dilembagakan dan diperkuat kapasitasnya. Di satu sisi, musyawarah memungkinkan validasi berbasis pengetahuan lokal; di sisi lain, ia juga menciptakan ruang diskusi dan pertanggungjawaban publik.
Evaluasi semacam ini dapat menjadi bahan perbaikan berkelanjutan.
Targeting yang adaptif dan berbasis bukti adalah kunci agar strategi pengentasan kemiskinan menjadi tepat sasaran, efisien, dan berkeadilan.
Kemiskinan tidak selalu tampak dalam angka, dan tidak bisa ditangani dengan pendekatan yang kaku. Oleh karena itu, memperkuat sistem targeting berarti memperkuat fondasi kebijakan sosial di daerah.(*)
angka kemiskinan
kemiskinan lampung
penduduk miskin
BPS Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
