SD Soetta Kotabumi Tolak MBG, Ini Alasan Kepala Sekolah
M. Riski Andresa
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Sekolah Dasar Soekarno-Hatta (SD Soetta) Kotabumi, Lampung Utara memutuskan hubungan kerja dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Harapan 1, Rabu (25/2/2026).
Pihak sekolah kerap merasa kecewa, terlebih saat hari pertama masuk sekolah di bulan Ramadan 2026.
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dinilai tidak menarik dan tidak sesuai nutrisi untuk anak usia sekolah.
"Sehingga wali murid komplain. Kami lebih baik menghentikan sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan," tegas Kepala SD Soetta Kotabumi, Umar Syarif Hidayatullah.
Umar menjelaskan, Dapur Tanjung Harapan 1 mengirimkan sebanyak 512 paket makanan (omprengan) setiap hari sekolah.
"Kami berharap ada tanggapan positif dari pihak SPPG," ujar Umar.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala SPPG Dapur Tanjung Harapan 1, Dwi Safitri, mengaku langkah yang diambil pihak sekolah merupakan pemberhentian sepihak tanpa kordinasi.
"Bahkan pihak SPPG hari ini sudah mendistribusikan paket MBG, namun pihak sekolah menolak tanpa ada pemberitahuan," singkatnya. (*)
MBG
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
