Uang Transport Petugas Gugus Tugas Covid-19 Mesuji Macet Lagi
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Lagi, uang pengganti transport petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji nyangkut di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Seharusnya, uang tersebut sudah diterima pada Bulan Mei 2020 lalu. Sebab, sesuai SK petugas jaga posko gugus tugas, para relawan itu bekerja di posko-posko pemantauan Covid-19 mulai Tanggal 1-12 Mei 2020.
“Nah, sekarang, bukan lagi Bulan Mei, sudah Bulan Juni, bayangkan. Belum juga dibayarkan. Apalagi mau Tanya yang sekarang,” ujar salah satu petugas posko jaga dari Satuan Pol PP.
Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada pembayaran uang pengganti transport petugas posko gugus tugas pada April 2020 lalu. Alasan BPBD karena administrasi dari masing-masing petugas posko tidak lengkap.
Namun, setelah mendapat teguran keras Bupati Mesuji, Saply Th, dalam satu acara, uang tersebut segera cair.
Kepala BPBD Kabupaten Mesuji, Syahril yang juga didampingi Kabid Rehabilasi dan Rekonstruksi, Darul Bafferzone, menjelaskan jika uang pengganti transport untuk petugas posko jaga pemantauan Covid-19 di Kabupaten Mesuji belum dibayarkan.
“Karena kalau uang itu kami tarik, pasti SPJ diminta oleh keuangan. Jadi uang tidak kami ambil, dananya ada di keuangan,” jelas Darul diamini Syaril.
Darul menambahkan kesulitan untuk pencairan dana kali ini adalah proses pencairannya di keuangan.
“Bukan mudah menyiapkan administrasi proses pencairan itu karena menyangkut beberapa dinas terkait. Untuk mencairkan tanggal 1-12 mei itu sama sulitnya dengan mencairkan dana untuk satu bulan penuh. Jadi, kami pikir, nanti saja sekalian sampai selesai bulan Juni ini,” tutup Darul Bufferzone.
Sedangkan dari Badan Pendapatan dan Keuangan, Aset Daerah (BPKAD) Mesuji, dana tersebut sudah disiapkan sejak wabah Covid-19 merebak Maret lalu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
