Tuntut Transparansi, Keluarga Pasien Corona Geruduk Gugus Tugas Lampura

Isti Febri Wantika

Isti Febri Wantika

Lampung Utara

10 Juni 2020 20:40 WIB
Daerah | Rilis ID
Keluarga dan pasien corona ngeluruk ke Sekretariat Gugus Tugas Lampura, Rabu (10/6/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Isti
Rilis ID
Keluarga dan pasien corona ngeluruk ke Sekretariat Gugus Tugas Lampura, Rabu (10/6/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Isti

RILISID, Lampung Utara — Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara (Lampura) digeruduk keluarga pasien positif corona yang dijemput paksa di Kecamatan Abung Surakarta, pada Kamis (4/6/2020).

Sebelumnya, pasien berinisial ZA yang pernah mengikuti Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, dinyatakan terpapar virus corona. Dia menjadi pasien 01 di Lampura.

"Ya kami hari ini mendatangi posko Covid-19 (Gugus Tugas) untuk menanyakan hasil swab dan kami mau melihat hasil swab secara langsung,” kata Wira, salah seorang keluarga pasien corona, Rabu (10/6/2020).

Dia meminta Tim Gugus Tugas Lampura transparan untuk menunjukkan semua hasil swab pasien positif corona.

“Agar pasien dan keluarga juga tidak berprasangka buruk," tegasnya.

Selain pasien 01, seorang pasien terkonfirmasi Covid-19 TH juga menanyakan hasil swabnya yang telah dilakukan sebanyak lima kali. Dirinya menjalani isolasi selama 33 hari di Islamic Center Lampura.

"Saya mau mengetahui hasil kesehatan saya karena sudah 5 kali dilakukan swab test, tapi satupun saya belum mengetahui hasilnya apa. Saya tanya pertama kali katanya orang kesehatan (Dinas Kesehatan) rahasia, itu yang membuat saya dan keluarga penasaran,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Lampura Sany Lumi menjelaskan terdapat mekanisme dan prosedur untuk mengumumkan hasil swab pasien corona ke publik.

"Hasil swab itu berdasarkan rekap dari Balitbankes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan),” ujarnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya