Seratus Ribu Alat Rapid Antigen Disiapkan di Pelabuhan Bakauheni

Ahmad Kurdy

Ahmad Kurdy

LAMPUNG SELATAN

21 Desember 2020 19:37 WIB
Daerah | Rilis ID
Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (21/12/2020)./FOTO AHMAD KURDY/RILISLAMPUNG.ID
Rilis ID
Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (21/12/2020)./FOTO AHMAD KURDY/RILISLAMPUNG.ID

RILISID, LAMPUNG SELATAN — Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang wilayah kerja Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) menyiapkan 100 ribu alat rapid antigen.

Alat rapid antigen itu nantinya akan diberikan kepada sopir dan kondektur yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, rapid antigen akan diberlakukan mulai Selasa (22/12/2020) di depan kantor pelayanan Pelabuhan Bakauheni.

”Untuk sopir dan kondektur saja yang gratis. Pejalan kaki belum. Untuk pejalan kaki kita hanya memvalidasi, kita minta hasilnya,” ujar Korwil KKP Bakauheni Suwoyo, Senin (21/12/2020).

Namun, pihak KKP Bakauheni belum memastikan apakah nanti penumpang selain sopir dan kondektur truk yang tak bisa menunjukan bukti rapid test bisa menyebrang atau tidak. Termasuk apakah nantinya para penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi diwajibkan untuk rapid antigen berbayar.

”Itu keputusan operator, kita hanya memvalidasi, apabila hasil rapid antigennya reaktif, itu bergantung regulator,” ujarnya.

Sementara, salah seorang penumpang yang akan menyeberang mengaku keberatan jika harus melakukan rapid berbayar.

”Rapid boleh, malah bagus, tapi bayarnya keberatan. Kalau bisa kan gratis. Karena tujuannya juga saya bukan mau main atau bagaimana, saya mau mengantarkan anak berobat,” ujar Agus (40), warga Kalianda, di Pelabuhan Bakauheni.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya