Polda Metro Olah TKP Kebakaran Gedung Kemenhub

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

9 Juli 2018 19:25 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, mengolah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Gedung Karya Kementerian Perhubungan RI.

"Olah TKP tergantung pada kondisi di lapangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (9/7/2018). 

Argo mengatakan, petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri harus memastikan TKP sudah bebas dari asap dan api.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memastikan kegiatan administrasi serta perizinan di Kemenhub akan berjalan normal seperti biasanya pascakebakaran yang terjadi pada Minggu (8/7/2018) dini hari.

"Kementerian Perhubungan menjamin pelaksanaan tugas-tugas kepemerintahan, termasuk proses perizinan akan tetap berjalan secara normal," kata Djoko di Kemenhub.

Dia menjelaskan, penyebab kejadian saat ini masih dilakukan investigasi oleh pihak Kepolisian.

Djoko menambahkan pihaknya tidak mau berspekulasi terkait penyebab kabakaran, namun yang terjadi adalah bukan api berkobar, karena asap yang pekat dari kabel yang terbakar yang menyebabkan tiga orang meninggal karena sesak.

"Intinya di gedung ini dilengkapi dengan alat pendeteksi kebakaran. Tadi saya juga datang ke sini pagi hari tidak melihat adanya nyala api, tapi memang asap itu berada di lantai-lantai," katanya. 

Sementara itu, "sprinkle" yang dipasang untuk alarm kebakaran itu biasanya mendeteksi panas, namun hal itu tidak bekerja karena hanya ada asap.

"Ini kami masih spekulasi, kami tidak berani menyimpulkan ini," katanya.

Djoko menyebutkan, ada beberapa orang yang masih bekerja pada saat akhir pekan, di antaranya pegawai Kemenhub, pekerja bangunan dan jamaah yang beribadah di Masjid lantai 6.

Dia menambahkan, para pegawai tersebut masih tetangani dengan baik, namun nahas tiga orang pegawai Kemenhub harus meregang nyawa di tempatnya bekerja tersebut.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya