Pesawaran Ditarget Jadi Penghasil Melon Emas
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran kini tengah berupaya mengangkat potensi agrowisata kebun. Salah satunya adalah melon emas (melon golden).
Penanaman perdana melon emas ini dicanangkan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona di Horti Park, Desa Negerisakti, Kecamatan Gedongtataan, Rabu (24/6/2020).
Menurut Dendi, sejumlah daerah di Indonesia sukses membudidayakan melon emas dengan kualitas baik. Selain melon, Pesawaran juga mulai menanam semangka.
Dia pun berharap Pesawaran juga bisa mengikuti jejak daerah-daerah tersebut, sehingga petani bisa sejahtera.
"Ini merupakan salah satu impian saya menjadi Bupati, untuk menjadikan Pesawaran sebagai daerah sukses dalam sektor pertanian, semoga kesuksesan di daerah lain dalam pengembangan golden melon ini bisa diikuti di Kabupaten Pesawaran," katanya.
Selain sebagai sentra kakao, Dendi meminta agar Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama mencegah semaksimal mungkin alih fungsi lahan pertanian.
"Jangan sampai alih fungsi lahan, yang sudah ditanami kakao jangan diganti, kalau bisa tumpang sari tidak masalah, jadi kakao tetap ditanam dan melon bisa juga ditanam, atau manfaatkan lahan kosong lainnya," ujarnya.
Karena menurut Dendi, petani acapkali melupakan tanaman yang sudah ditanamnya dengan buah-buahan atau sayur-sayuran yang sedang ramai di daerah lain.
“Petani kita terkadang suka ikut arus, lagi ramai pepaya California, semua tanam itu. Ada tanaman lain, ganti lagi, jadi tidak ada keseimbangan," terang politisi Demokrat ini.
Bupati pun meminta petani untuk memanfaatkan lahan kosong guna budidaya melon emas demi terwujudnya Pesawaran sebagai penghasil melon emas di Lampung dan Indonesia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
