Pernah Laporkan ke KPK, Ini Harta Capres dan Cawapres Kita
Anonymous
Jakarta
Sedangkan untuk harta bergerak berupa kendaraan, Jokowi memiliki 10 unit mobil dan dua unit motor senilai total Rp 954 juta. Adapun belasan kendaraan ini terdiri dari dua unit mobil Suzuki, dua unit mobil Isuzu, dua unit mobil Mercedez Benz, satu unit Daihatsu Espass, satu unit mobil Nissan Grand Livina, satu unit mobil Nissan Juke, satu unit Toyota Kijang Innova, satu unit motor Yamaha Vega dan satu unit motor Yamaha Mio.
Dalam laporan ini, Jokowi memiliki satu unit toko meubel dengan nilai sekitar Rp 572 juta. Jokowi juga memiliki harta bergerak berupa logam mulia, benda mulia dan benda bergerak lainnya senilai total Rp 361 juta.
Selain itu, Jokowi memiliki harta berupa foto dan setara kas lainnya senilai Rp 529 juta dan USD 30 ribu. Dalam LHKPN tersebut, Jokowi mengaku tak memiliki piutang, namun memiliki utang sebesar Rp 1,8 miliar.
Di sisi lain, para calon wakil presiden juga tercatat kekayaannya di KPK. Cawapres Ma`ruf Amin misalnya, tercatat melaporkan LHKPN pada 10 Mei 2001 saat menjabat sebagai anggota DPR. Pada saar itu ia memiliki dengan harta senilai total Rp427 juta.
Ia juga memiliki tanah dan bangunan senilai Rp231 juta, alat transportasi Rp290 juta, giro dan setara kas lain Rp50 juta serta Ma`ruf Amin tercatat memiliki utang Rp143 juta.
Sementara, calon wakil Presiden lainnya, Sandiaga Uno tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp 3,8 triliun saat ia melaporkannya kepada KPK pada 29 September 2016 ketika hendak maju di Pilgub DKI Jakarta 2017.
Harta Sandiaga terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 133 miliar. Sedangkan harta bergerak Sandiaga senilai Rp 375 juta dan harta bergerak lainnya senilai Rp 3,2 miliar.
Sandiaga juga memiliki harta surat berharga senilai Rp 3,7 triliun dan USD 1,3 juta. Serta punya harta giro dan kas lainnya sebesar Rp 12,9 miliar dan USD 30,2 juta.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
