Pembantaian di Luar Rumput Hijau Bagian 4
Anonymous
Jakarta
Berbagai upaya, kata Sigit, sudah pernah dicoba. Mulai dari mediasi, pertemuan antara pentolan kedua kubu, bahkan hingga skorsing dan sanski terhadap tim. Tapi nihil hasilnya.
Upaya antisipasi memang harus dikedepankan. Misal, teknis pembagian tribun penonton, pembeda jalur masuk-keluar stadion. Ini harus dikelola, kata Sigit. Pihak kepolisian dan panitia berperan.
Kemudian, pendataan atas para supporter pun harus dilakukan. Seperti, mereka yang menjadi anggota perlu memilik identitas resmi. Dan, selalu diimbau agar tidak terus berbuat onar.
"Jadi ketahuan. Mereka ini supporter, bukan?" ujar Sigit.
"Lalu, sosialisasi terus menerus. Kalau perilaku supporter seperti ini, akan merusak kualitas tim sepak bola yang mereka idolakan," sambung dia.
Ini yang terjadi di sejumlah negara. Mereka minta supaya supporter tak lagi berbuat kericuhan dan anarkis. Supaya, tim juga tak melulu jadi "kambing hitam" ulah-ulah mereka.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
