PMI Siapkan Bantuan Tunai Perbaikan Rumah Terdampak Gempa di Lombok
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia, Letjend TNI (Purn) Sumarsono mengatakan, pihaknya akan menyiapkan program Cash Transfer Programme (Bantuan Dana Tunai) untuk pembangunan kembali dan memperbaiki rumah-rumah rusak terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
"Kami akan melakukan kegiatan CTP (Cash Transfer Programme) di bidang mata pencaharian untuk membantu warga membangun kembali rumahnya," kata Sumarsono dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).
PMI, lanjut Sumarsono, telah mendistribusikan terpal, air bersih, perlengkapan keluarga, perlengkapan bayi dan melakukan pelayanan kesehatan terhadap korban gempa di Lombok.
"PMI juga mulai melakukan program dukungan psikososial untuk membantu memulihkan trauma warga terdampak bencana gempa. Kami juga akan datangkan tenaga fisioterapi untuk membantu memulihkan aktivitas warga yang difabel akibat gempa," katanya.
Pada Minggu (29/7/2018) lalu, gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Bali, diikuti sejumlah gempa susulan yang telah menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Gempa susulan masih dirasakan warga di wilayah Kecamatan Sambelia dan Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Jumat (3/8/2018) sore.
Kepala Dusun Mekar Sari, Amirudin mengatakan, ada 60 rumah rusak total di dusunnya dan 22 lainnya tidak bisa dihuni.
Dia juga meminta kepada lebih dari 400 warga dusun untuk tidak beraktivitas dan tidur di dalam rumah yang mayoritas rusak.
"Sebelum ada informasi dari pemerintah yang menyatakan aman, saya perintahkan warga untuk tetap di tenda pengungsian, karena sudah ada yang terluka berat delapan orang dan luka ringan 22 orang," kata dia.
Amirudin menyampaikan kebutuhan makanan, minuman, sembako, tenda dan terpal selama di pengungsian dapat terpenuhi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
