PB HMI: Publik Hindari Demokrasi Sentimen

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

12 Agustus 2018 10:45 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: PB HMI
Rilis ID
FOTO: PB HMI

RILISID, Jakarta — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), mengajak semua pihak yang terlibat aktif dalam Pemilihan Umum Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019 agar menjaga stabilitas politik dan demokrasi Indonesia  yang kondusif.

Menurut Ketua Umum PB HMI Respiratori, Saddam Al Jihad, tahun politik cukup rentan dengan aksi saling serang di media sosial.

"Saya khawatir apabila konflik yang berbau SARA (suku, agama, ras dan antar golongan, red) ini terpelihara di lingkungan masyarakat, akan memicu terjadinya konflik horizontal dan vertikal," kata Saddam dalam keterangan tertulisnya yang diterima rilis.id di Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Pria kelahiran Lampung tersebut itu, mengajak semua pihak gunakan pola-pola yang santun dalam ber media sosial agar tidak menimbulkan kegaduhan.

"Alangkah baiknya kita gunakan pola-pola yang santun dan beradab," ujarnya.

Lebih lanjut orang nomor 1 di PB HMI tersebut menyampaikan, Demokrasi Indonesia harus mengutamakan gagasan dan politik nilai bukan dengan isu yang bersifat sara.

"Gunakanlah media sosial dengan baik, guna menciptakan pesta demokrasi yang berkeadilan tanpa ada intimidasi yang dapat membodohkan generasi bangsa,"ungkapnya. 

Menjelang Pilpres 2019 kita mesti menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Mari kita bangun sistem demokrasi adab bukan demokrasi sentimen terhadap suatu golongan mana pun," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya