Legislator Metro Minta Siswa Belajar di Sekolah Ditunda
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Anggota Komisi II DPRD Kota Metro, Lin Dwi Astuti, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) meninjau ulang rencana membuka kembali sekolah untuk kegian belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.
Anggota Komisi ll DPRD Kota Metro, mengatakan kondisi Kota Metro masih belum aman dari Covid-19. Terlebih, anak-anak rentan terinfeksi virus mematikan tersebut.
"Di Kota Metro saat ini kondisi belum sampai ke titik zero (nol penularan). Masih ada warga yang terinfeksi Covid-19. Secara umum di Indonesia kasus penularan juga masih terus naik. Sebab itu, kami menyarankan Pemkot Metro meninjau ulang rencana pembukaan sekolah," kata dia, Rabu (10/6/2020).
Menurut dia, lebih baik pembelajaran tetap dilakukan secara daring (online) sambil menunggu keadaan benar-benar aman untuk melaksanakan proses KBM dengan sistem tatap muka langsung.
"Saya juga sebagai wali murid, sangat khawatir dengan anak-anak. Virus ini rentan menyerang lansia dan anak-anak," ingatnya.
Dia menambahkan, proses pembelajaran secara daring sebaiknya dikonsep dalam bentuk video. Guru memaparkan mata pelajaran agar siswa lebih mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan.
"Jadi jangan hanya diberikan materi dan tugas tanpa penjelasan. Tidak semua wali murid dapat mendampingi anak-anak dalam proses pembelajaran di rumah," terangnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro sebelumnya mengeluarkan kebijakan akan memulai kembali KBM sistem tatap muka langsung di ruang kelas sekolah.
Kebijakan tersebut sebagai tindalanjut Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan RI Nomor: 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
