Lampung Terima DID karena Berinovasi dalam Tatanan Normal Baru Covid-19

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

22 Juni 2020 12:59 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terima penghargaan dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Senin (22/6/2020). FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terima penghargaan dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Senin (22/6/2020). FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Lampung menyabet tiga penghargaan dalam lomba inovasi daerah tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Dari tujuh sektor, Lampung mendapatkan penghargaan di sektor restoran, sektor pasar modern, dan sektor pasar tradisional.

Lampung menempati peringkat pertama dalam klaster provinsi di sektor restoran Covid-19. Disusul Jogjakarta dan Jambi.

Di sektor pasar modern, Lampung berada di bawah Jawa Timur yang menempati posisi pertama. Sedangkan, peringkat ketiga diraih Jogjakarta.

Penghargaan terakhir diperoleh dari Pesisir Barat yang menempati peringkat ketiga di klaster kabupaten tertinggal. Posisi pertama diraih Lembata, sedangkan Seram Bagian Barat di runner-up.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Gedung Sasana Bhakti Praja lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Selain piagam penghargaan, Lampung juga mendapatkan dana insentif daerah (DID) sebesar Rp3 miliar untuk pemenang sektor restoran, Rp2 miliar untuk runner-up sektor pasar modern, dan Rp1 miliar bagi pemenang sektor pasar tradisional klaster kabupaten tertinggal.

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengapresiasi inisiatif Kementerian Dalam Negeri dan semua pemerintah daerah untuk memperkuat tatanan daerah dengan mempersiapkan situasi kenormalan baru atau new normal.

"Dalam mempersiapkan tatanan normal baru, sudah tentu diperlukan inovasi yang menjadi kunci daerah untuk memasuki era produktif dan aman Covid-19," katanya.

Ma’ruf menegaskan pemerintah telah berupaya memutus mata rantai penyebaran virus corona dan meningkatkan kapasitas pelayanan medis, agar pasien yang terpapar Covid-19 dapat dilayani dengan baik.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya