Kemenkes: 60 Spesialis Ortopedi Bantu Korban Gempa Lombok

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

10 Agustus 2018 19:00 WIB
Nasional | Rilis ID
Menteri Kesehatan, Nila Moeloek. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Menteri Kesehatan, Nila Moeloek. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Kementerian Kesehatan akan mengirimkan 60 dokter spesialis ortopedi untuk menolong para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang diketahui paling banyak menderita patah tulang.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah pasien sebanyak 266 orang dengan pasien yang dioperasi sebanyak 139 dan 135 di antaranya mengalami patah tulang, tiga orang cedera kepala dan 50 orang sudah dipulangkan, serta tujuh orang wisatawan asing mengalami luka ringan.

"Kami mengirim banyak dokter ortopedi, ada 60 orang, sedangkan dokter spesialis itu ada 78 orang. Ini data sementara dan masih bisa berubah," kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek, di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Nila mengatakan, Kementerian Kesehatan telah mengerahkan dokter dari perguruan tinggi maupun RSUD dari Makassar, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.

Sementara tenaga nonkesehatan mencapai 222 orang.

Saat ini, kata Nila, unit kegawatdaruratan disiagakan di RS Kota Mataram dan rumah sakit terapung KRI dr. Soeharso.

Selain itu, dari laporan terdapat sembilan Puskesmas yang tidak dapat dipakai. 

Untuk itu setiap korban yang perlu dirujuk akan langsung dikirim ke rumah sakit menggunakan ambulans.

"Perlu juga adanya posko kesehatan untuk penanganan korban luka ringan dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit," ucap Menkes.

Nila mengatakan, dirinya mewakili Kemenkes menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak seperti dari Bali, Yogyakarta, Jakarta yang bersama-sama menolong korban.
 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya