Kelamaan Menanti Bantuan, Korban Puting Beliung Mesuji Kapok Berharap
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Miris. Puluhan korban puting beliung di Kabupaten Mesuji yang terjadi hampir satu bulan lalu hingga saat ini belum menerima bantuan.
Padahal, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat sudah mendata data warga yang terdampak bencana tersebut.
Para korban saat ini hanya bisa pasrah. Dan mencari sendiri usaha untuk dapat membangun kembali rumah yang roboh.
Sedangkan yang tidak terlalu parah, seperti dinding dapur dan genting, asbes atap rumah, sudah memperbaiki masing-masing.
Bahkan, tak sedikit korban yang tak lagi berharap. Mereka mengaku kapok menanti bantuan.
“Saya sudah tidak mikirin lagi, sudah lama,” ujar Agus, warga Desa Wirabangun, Kecamatan Simpangpematang.
Kondisi itu disayangkan banyak pihak. Karena lambannya penanganan dari BPBD yang harusnya tanggap dan sigap menangani persoalan-persoalan semacam itu.
“Saya sayangkan saja. Karena BPBD itu ujung tombak dari pemerintah dalam penanganan bencana, kalau seperti ini yang disorot kan justru Kabupaten Mesuji, bukan BPBD,” ujar Seno, tokoh pemuda setempat.
Kepala BPBD Kabupaten Mesuji, Syahril, ditemui usai pelantikan pejabat eselon II di lingkup Pemda setempat, Kamis (18/6/2020), mengatakan memang korban putting beliung yang terjadi hampir satu bulan lalu tepatnya Tanggal 20 Mei 2020 lalu, belum dapat bantuan dari pemerintah.
Dia menjelaskan, sudah melakukan pendataan.. Dari 90-an korban, yang dapat bantuan ada empat lokasi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
