Kawasan Modasi di Minahasa Sulut Siap Swasembada Bawang Putih
Anonymous
Minahasa Selatan
"Apalagi, didukung kondisi geografis Minahasa Selatan yang sangat prospektif untuk pengembangan bawang putih. Harapannya, kawasan MODASI di Indonesia bagian tengah ini mampu menjadi penyangga bawang putih nasional," tambah dia.
Renly Liow, penyuluh pertanian Kecamatan Mondoinding, mengatakan petani hortikultura di wilayahnya sangat konsisten menjaga pola tanam sayuran meliputi kubis, bawang daun, kacang merah dan jagung manis.
"Ketersediaan air cukup karena wilayah kami di kelilingi oleh Danau Moat yang sumber airnya melimpah, sehingga pertananam sayuran tersedia setiap saat," ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Hesry Walean, Ketua Kelompok Tani Esa Genang Desa Sinisir Kecematan Mondoinding, yang mengatakan bahwa kelompok tani siap 30 hektare untuk pertanaman bawang putih bekerja sama dengan importir wajib tanam.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto, menyatakan bahwa selama tiga tahun terakhir ini Kementerian Pertanian membantu pengembangan kawasan sayuran dengan mengalokasikan dana APBN untuk bawang putih sebesar 35 hektar.
Lalu, cabai rawit sebesar 185 hektar, dan bawang merah sebesar 80 hektar. Selain di Minahasa Selatan, APBN juga dialokasikan untuk Kawasan MODASI di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yaitu untuk cabai rawit sebesar 130 hektar.
"Swasembada bawang putih dapat terwujud jika ada kolaborasi antara pemerintah, petani, dan perusahaan yang mempunyai kewajiban tanam bawang putih. Kementerian Pertanian dalam hal ini mendukung bantuan sarana produksi dan pembinaan kepada kelompok tani," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
