Irigasi Kering, Sejumlah Petani di Lampung Tengah Terhimpit Ekonomi
lampung@rilis.id
Lampung Tengah
RILISID, Lampung Tengah — Sejumlah petani di Dusun Karanganyar, Desa Terbanggibesar, Lampung Tengah, Lampung, mendadak jadi pengangguran. Ini lantaran saluran irigasi yang mereka andalkan mengalami kekeringan.
Pantauan Rilislampung.id, saluran irigasi di Dusun Karanganyar tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisinya juga tak terawat. Banyak sampah hingga rumput liar.
Salah seorang petani bernama Suprayitno (28), mengungkapkan, saluran irigasi yang ada di wilayahnya hanya berfungsi satu kali dalam setahun.
“Irigasi ini dibuat tahun 2012, tapi hanya berfungsi setahun sekali, itu saja cuman musim hujan,” katanya, Jumat (31/7/2020).
Menurut Suprayitno, para petani tidak bisa menanam padi di sawah karena saluran irigasi kering. Kondisi ini membuat perekonomian mereka makin terhimpit di tengah pandemi Covid-19.
“Warga sini kerjaan utamanya cuman ke sawah musim kemarau ini, banyak warga enggak kerja, binggung enggak ada kerjaan, enggak bisa ke sawah, banyak yang nganggur,” ungkapnya.
Suprayitno pun berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bisa memperbaiki saluran irigasi di wilayahnya.
"Agar bisa berfungsi, setidaknya setahun bisa dua kali tanam, itu saja sudah cukup bagi masyarakat, agat tidak banyak yang kehilangan pekerjaan," tandasnya.
Laporan: Riska Meilany
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
