Ini Pengalaman Kontingen Garuda Indonesia Rayakan Idul Fitri 1439 Hijriah
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Kontingen Garuda Indonesia atau pasukan perdamaian harus merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah jauh dari Tanah Air.
Raturan Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) ini tetap melaksanakan hari kemenangan dengan penuh rasa khidmat dan syukur.
Mereka melaksanakan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah di Markas Garuda atau Indo Eng Coy Camp, Mpoko di Kota Bangui, pedalaman Republik Afrika Tengah, Jumat (15/6/2018) kemarin.
Salat Idul Fitri ini juga dihadiri Milobs, Milstaff dan pasukan perdamaian dari negara lain yang sedang bertugas di Republik Afrika Tengah.
Bertindak sebagai Imam, Kopda Khairil Azwir dengan Khatib Mayor Laut Najib (Perwira Milobs) yang berasal dari sektor Kaga Bandoro, Republik Afrika Tengah.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1439 Hijriah kemarin berlangsung hikmat dan khusyu. Hal ini tampak dari raut wajah pasukan perdamaian dalam mendalami setiap kalimat doa yang dilantunkan imam.
Bahkan, ada juga yang meneteskan air mata selama salat berlangsung.
Dalam khutbahnya, Mayor Laut Najib menyampaikan pesan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT, berusaha menjaga keikhlasan dalam ibadah, rutin beramal, selalu mengkoreksi diri atau muasabah dan pandai memilih teman yang saleh.
“Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” tutupnya.
Setelah Salat Idul Fitri dilanjutkan Halal Bihalal serta ramah tamah bersama seluruh prajurit serta tamu undangan yang hadir, sembari menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
